Revisi (Tema: Sampah yang di Buang ke Sungai akan Menyumbat Aliran Air Sungai
Sungai kini telah beralih fungsi. Bukan lagi untuk mengairi sawah atau kehidupan sehari-hari, namun sekarang digunakan untuk tempat pembuangan sampah dan tempat pembuangan limbah. Saat ini banyak sungai yang kotor dan berbau tidak sedap karena banyaknya tumpukan sampah anorganik disetiap aliran sungai, terutama sampah rumah tangga.
Pemerintah sudah menggunakan banyak cara agar masyarakat tidak membuang sampah ke dalam sungai, namun tetap saja tidak bisa dikendalikan lagi. Mungkin yang tertanam dibenak masyarakat, membuang sampah ke dalam sungai sudah ditanamkan sejak masih dini. Masyarakat pun sudah mendapat himbauan dari pemerintah, mulai dari peringatan tertulis sampai dengan peringatan secara lisan. Namun masih saja tidak dihiraukan.
Kurangnya kesadaran masyarakat mengenai sampah, menyebabkan bencana banjir. Curah hujan sedikit meningkat saja sungai langsung meluap sampai ke permukiman masyarakat. Hal itu pula dapat menyebabkan berbagai penyakit dan dapat mengganggu aktivitas. Jika sudah begitu maka kembali lagi ke pemerintah yang disalahkan karena tidak becus.
Apabila masyarakat mau sadar akan pentingnya kelestarian lingkungan dan dampak dari membuang sampah ke dalam sungai. Masyarakat mau membuang sampah sesuai dengan tempatnya dan bisa mendaur ulang sampah-sampah plastik, itu sudah merupakan hal positif untuk usaha pelestarian lingkungan dan kenyamanan tersendiri dalam kehidupan dan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Kita harus sadar akan lingkungan. Mengurangi membuang sampah ke sungai untuk mengurangi bencana banjir saat musim hujan tiba. Kita juga harus pandai memilah sampah dan mendaur ulang sampah untuk menciptakan sesuatu yang unik. Jangan hanya menyalahkan dan bergantung pada pemerintah saja.
Maka mulai saat ini kita harus menghilangkan kebiasaan membuang sampah kedalam sungai dan tidak mengalih fungsikan sungai sebagai tempat untuk membuang sampah. Dengan kita tidak membuang sampah ke sungai, maka sama seperti kita menyelamatkan bumi untuk anak cucu kita.
Ambar Listyaningsih / X IPS 3 / 02
Komentar
Posting Komentar